![]() |
| Sekjen PBB Antonio Guterres Kecam Sikap Donald Trump |
Pasalnya belakangan ini sikap Presiden AS itu selalu menyuarakan ancaman-ancaman perang bagi Korea Utara yang memperburuk perdamaian dikawasan tersebut. Dia tidak main-main soal sikap Trump ini.
Donald Trump dinilai selalu menebarkan ujaran kebencian pada negara komunis itu demi mendapatkan keuntungan secara politik. Bahkan ajakan Trump untuk membenci pendatang dari warga Korea Utara pada msyarakatnya termasuk hal yang tidak pantas.
Baca Juga : Irak Dan Iran Tolak Refrendum Kurdi Yang Berbahaya
Pada pertemuan tahunan pimpinan 193 negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres menyatakan kemelut yang terjadi di Korea Utara harus menggunakan jalur politik bukan perang.
Dia tidak menginginkan adanya jatuh korban jiwa akibat perang seperti yang terjadi pada momen perang dunia ke I dan ke II. PBB sampai hari ini tetap konsisten dengan langkah-langkah halusnya secara hubungan diplomatik.
Meski sanksi-sanksi terus dikeluarkan oleh PBB, Tapi Badan Kedamaian Dunia itu tidak menginginkan arah perdamaian harus diakhiri dengan perang. Ditengah ketegangan yang terus meningkat antara Korut dan AS, Diharapkan Trump dapat menunjukkan sikap kenegarawanannya.
Berita Internasional Terkini - Bukan malah harus setiap saat menyatakan ancama aksi militer besar-besaran kenegara pimpinan Kim Jong Un itu secara brutal. Selain itu Guterres juga meminta 15 negara yang menjadi Dewan Keamanan PBB agar mempertahankan persatuan.
Pidato Gueterres dalam pertemuan itu juga ikut membahas soal pengungsi dari warga Korea Utara yang berada dinegara lain. Dia berharap masyarakat dunia tidak mengklaim mereka sebagai orang yang harus diintimidasi.
Selama ini Korut terus dijadikan kambing hitam atas semua tuduhan ancaman kedamaian dunia. Padahal menurut PBB ini semua hanya karena kepentingan politik dari Kim Jong Un.
Sehingga tidak perlu masyarakat Korea Utara ikut dijadikan kambing hitam yang menyangkut kepentingan politik tersebut. Kini Gueterres sedang mengusahakan agar Amerika Serikat bisa sedikit tenang menghadapi permasalahan ini, Khususnya bagi Donald Trump.
"Saya sangat menyayangkan sikap dari Presiden AS Donald Trump yang terkesan tidak menunjukkan sikap kenegarawanannya. Saya berharap dia dapat merubah sikapnya agar tidak memancing konflik semakin memanas di Korea Utara." Pungkas Sekjen PBB tersebut.

No comments:
Post a Comment