Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Saturday, September 30, 2017

Presiden Negara Koma , Kondisi Persatuan Terguncang

Presiden Negara Koma , Kondisi Persatuan Terguncang
Presiden Negara Koma , Kondisi Persatuan Terguncang
Berita Politik - Semakin hari kondisi persatuan Negara Indonesia sangat terguncang , Disaat Presiden Jokowidodo dianggap koma dan tidak berdaya. Energi rakyat pun habis sia-sia oleh perdebatan mengenai berbagai ideologi yang terus berkembang.

Banyak sekali issue-issue miring tentang kebangkitan ideologi melalui beberapa simbol-simbol PKI dibeberapa daerah. Selain itu juga adanya penuntutan permintaan maaf pemerintah Republik Indonesia kepada keluarga komunis.

Itu semua menyangkut tragedi G30S PKI yang difilmkan saat jaman pemerintahan order baru. Selain itu juga terjadi perang bintang dari keluarga besar militer, Dimana tragedi itu terjadi diduga akibat peran komunisme didalamnya.

Kalau kita teliti dengan seksama, Kondisi ini akan memuncul kan situasi yang berbahaya hjika dibiarkan. Benturan-benturan ideologi yang nampak dalam beberapa tahun waktu terakhir sangatlah mengkhawatirkan.

Ayo Baca Juga : Petisi Referendum Papua Barat Di Ajukan Ke PBB Datangkan Kontroversi

Pro dan kontra yang tadinya dianggap wajar serta digambarkan sebagai suasana negara berdemokrasi, Justru semakin liar tidak terkontrol oleh pemerintah. Hampir seluruh awak media dengan bebas memberitakan issue-issue miring tentang komunisme.

Kabar-kabar tersebut bukan hanya diperdengarkan oleh orang-oeang kota, Namun juga sampai keperdesaan terpencil diujung Indonesia. Tapi sampai saat ini masyarakat berharap ada tindakan tegas dari Presiden Jokowidodo sebagai Kepala Negara.

Berita Politik Terkini - Respon negatif pun mulai menghujani profil dari Jokowidodo yang dinilai tidak becus menjadi pemimpin Republik Indonesia. Dia kerap kali terlihat mengurusi urusan yang tidak penting seperti aktif di sosial media dan hadir dibeberapa acara tv untuk membahas citranya sendiri dipublik.

Banyak pengamat mengkritik bahwa sikap Jokowidodo selama ini tidak sesuai dengan amanah yang seharusnya sudah dipercayakan untuk dijalankannya. Presiden terlalu pasif dan sering absen untuk menengahi konflik ditengah masyarakat.

Sejumlah Ahli Politik di tanah air mengkhawatirkan, Bila kondisi ini terus terjadi akan memancing pemeberontakan sosial yang mengancam kedaulatan persatuan Indonesia dalam waktu dekat.

Jokowi seolah-olah selama ini hany terus fokus pada proyek pembangunan fisik negara tanpa memperdulikan perkembangan sosial dan politik. Sehingga sudah banyak penyusup-penyusup yang memanfaatkan keadaan ini.

Bukan hanya masalah komunisme saja, Masalah Refrendum Papua Barat yang menjadi topik paling dibahas oleh dunia juga menjadi masalah konkrit yang tidak terselesaikan dengan baik.

Seharusnya sebagai Presiden, Jokowi bisa menyelesaikan permasalahan refrendum itu karena tentu merugikan bangsa kita. Harus ada satu wilayah lagi yang hilang dari kedaulatan NKRI.

Kembali kita harus mengingat teori dari tokoh bernama Mancur Olson, Penulis buku The Rise Dan Declaine Of Nations (1982). Dalam buku itu terdapat point yang menuliskan, Bahwa Ketidakseimbangan Pemimpin Negara Dalam Menjalankan Roda Pemerintahan Adalah Sumber Terpenting Bagi Kebangkrutan Suatu Negara.

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90