Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Sunday, August 6, 2017

Jaksa Agung Anggap KPK Pengecut Dalam Tangani Kasus di Institusi Lain

Jaksa Agung Anggap KPK Pengecut Dalam Tangani Kasus di Institusi Lain

Berita Politik Indonesia - Muhammad Prasetyo selaku Jaksa Agung menganggap KPK pengecut dan tebang pilih dalam tugasnya. Dirinya merasa bahwa lembaga kejaksaan RI yang dipimpinnya terus di incar oleh KPK.

Menurutnya padahal masih banyak institusi lain yang lebih parah dalam tindakan korupsi. Namun dia mengherankan, Mengapa banyak sekali kasus-kasus yang sengaja ditekan hanya pada lembaga yang dipimpinnya saja.

Prasetyo menyampaikan kekecewannya pada Jumat 04/08/2017 di kejaksaan agung. Dia tidak terima bahwa pihak KPK selalu mengklaim lembaga Kejaksaan sebagai sarang korupsi paling parah.

Baca Juga : Provokasi Simulasi Perang Dunia III Amerika Serikat

Dia menilai seharusnya tidak sepantasnya KPK seolah-olah menyampaikan kesan pada publik bahwa Kejaksaan merupakan tempat yang paling parah soal kasus korupsi.

Meski demikian memang dirinya pun tak menyangkal, Jika memang oknum-oknum kejaksaan tidaklah semuanya bersih. Bahkan kasus-kasus yang belakangan ini menyeret nama besar dikejaksaan.

Berita Politik Indonesia Terpanas - Muhammad Prasetyo juga menegaskan tidak akan membela anggotanya yang terbukti tersangkut kasus korupsi. Namun KPK juga harus objektif sata menetapkan status tersangka dengan bukti dan prosedur yang jelas.

"Ya, Sebenarnya saya tidak ngerti.. Kok seolah-olah kejaksaan jadi incaran beberapa waktu terakhir ini oleh KPK." Tuturnya

"Kalau kita mau bicara kasus-kasus besar kan masih banyak yang lebih parah. Kalau dibanding dengan lembaga lain, Kasus dikejaksaan soal korupsi masih terbilang kecil persentasenya."

"Coba bandingkan dengan lembaga-lembaga pemerintahan lain. Tapi saya ga akan menuding pihak lembaga manapun. Baiknya kita saling berkaca untuk mengkoreksi lembaga masing-masing." Tegasnya

"Dalam hal ini saya tidak akan melindungi anggota Kejaksaan yang terbukti kasus korupsi, Namun saya berharap KPK juga lebih objektif dan tidak tebang pilih."

"Wajar toh.. Kitakan mempunyai hak untuk mengkritik. Selama ini saya yang menerima kritik karena lembaga yang saya pimpin disebut sarang korupsi. Nah wajar juga kalau saya sebut KPK tebang pilih. " Tutupnya

Belum lama ini memang Kasus Kepala Kejaksaan Negri Pamekasan, Rudi Indra Prasetnya yang menerima uang suap 250 Juta sangat digembor dimedia-media.

Rudi didakwa karena uang suap itu dimaksudkan untuk menghentikan penanganan kasus korupsi penyelewengan dana desa.

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90