![]() |
| Penyakit Langkah Berbahaya Dari Madagaskar |
Warga Afrika Selatan ini mulai terjangkit penyakit aneh ini setelah pulang dari Madagaskar untuk berlibur. Sehingga kini WHO telah memberika peringatan bagi wisatawan yang berkunjung ke pulau itu untuk memakai masker dan menghindari pemukiman padat.
Sampai saat ini data yang dikumpulkan menyebutkan sudah ditemukan 478 kasus wabah penyakit di Madagaskar yang telah menyebabkan 52 kematian. Virus atau wabah itu awalnya ditemukan di sepertiga bagian tengah pulau itu.
Baca Juga : Dishub Bekasi Rencanakan Parkir Untuk Taksi Online
Daerah itu adalah Provinsi Toamasina yang berada di pantai timur dan Antananarivo. Penyakit berbahaya ini mulai muncul kabarnya ke Internasional setelah ada seorang pemain basbek Afrika Selatan yang terkangkit wabah ini ketika mengikuti kejuaraan Klub Samudra Hindia.
Kini untuk mencegah penularan wabah itu keluar daerah Madagaskar dan ke Afrika Selatan, Departemen Kesehatan sudah menyiapkan semua perusahaan penerbangan untuk berhati-hati mengenali penumpang yang diduga sakit.
Selain itu para pejabat kesehatan di Pelabuhan juga sudah dihimbau untuk memeriksa kesehatan setiap penumpang yang sakit sebelum tiba di Afrika Selatan.
Berita Kesehatan Internasional - Semua wisatawan dari madagaskar juga diharuskan memantau kesehatan mereka selama 15 hari untuk segera diobati ke rumah sakit terdekat dari tempat tinggalnya. Penyakit ini memiliki tanda-dana demam, meriang, tubuh sakit, Kepala nyeri, dan rasa panas pada kelenjar getah bening.
Namun ditemukan juga gejala-gejala lain seperti sesak nafas, batuk atau mengeluarkan gejala dahak berdarah seperti gejala wabah radang paru-paru akut.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh WHO penyakit langkah berbahaya ini disebabkan oleh infeksi antara hewan vertebrata dan manusia. Ditemukan juga pada pasien yang menderita penyakit ini Bakteri Yersinia Pestis.
Bakteri Tersinia Pstis adalah bakteri Gram-negatif yang biasanya berkembang dengan atau tanpa oksigen, Yang berevolusi menjadi tiga bentuk pada tubuh manusia yaitu Pnumonik, Septisemik, dan wabah bubonik.
Penyebaran dari bakteri sampai saat ini diketahui melalui gigitan kuku yang terinfeksi binatang yang terjangkit. Sedangkan penularan sesama manusia melalui udara dan air liur.
Pemerintah Madagaskar juga telah meklasifikasikan penyakit berbahaya ini sebagai tingkat 2 dengan resiko sangat tinggi bagi penderitanya. Namun resiko penyebarannya sampai keluar Madagaskar masih terbilang kecil.

No comments:
Post a Comment