Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Sunday, August 13, 2017

Panglima TNI Di Rencanakan Maju Pada Pilpres 2019

Panglima TNI Di Rencanakan Maju Pada Pilpres 2019
Panglima TNI Di Rencanakan Maju Pada Pilpres 2019

Berita Politik
- Nama Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo di rencanakan oleh maju sebagai Cawapres pada Pemilu 2019 mendatang.

Sebagian besar orang menyebut bahwa Gatot pantas untuk maju sebagai kandidat Cawapres yang mendampingi Jokowidodo. Sementara itu tidak sedikit juga yang memprediksi Gatot akan bersandingan dengan Prabowo Sugianto.

Hal ini disebabkan oleh pamor Jenderal Gatot semakin populer di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Tetapi hal yang agak berbeda disampaikan oleh Direktur Lingkaran Madani (LIMA), Ray Rangkuti.

Silahkan Baca Juga : Pengusiran Staff Diplomat AS Dari Rusia Jadi Bukti Tantangan Tuk Trump

Beliau menuturkan bahwa Jenderal Bintang Empat ini tidak akan memiliki peluang yang cukup untuk bersaing sebagai Cawapres 2019. Kendati posisinya sekarang adalah Panglima TNI yang pastinya punya hubungan dekat dengan kalangan pejabat pemerintahan.

Ray menjelaskan pengaruh Gatot di TNI tidak menjamin bahwa dirinya sudah pantas untuk maju menjadi Cawapres, Apa lagi issue yang menyebut Prabowo akan meminangnya.

Jika kita lihat dari sisi latar belakang Prabowo adalah dari dunia kemiliteran, Jadi tidak mungkin wakilnya juga berasal dari latar belakang yang sama.

Berita Politik Terbaru - Selain itu masyarakat masih dibumbui trauma akan masa Militerisme masa orde baru dulu. Ray menganggap issue kedua pasangan yang berbau militeristik akan menjadi senjata politik bagi lawannya.

"Ga mungkin Gatot Nurmantyo maju jadi Cawapres. Kasihan dia hanya akan menjadi penari latar, Apa lagi Jokowi menggandeng dia tidak akan menambah poin apapun, Tidak ada Partai Politik dan tidak punya dana." Ungkap Ray Rangkuti

"Menurut saya Jokowi mustahil menggandengnya, Selain itu Prabowo juga gak mungkin. Akan jadi citra buruk jika Capres dan Cawapres keduanya berasal dari dunia kemiliteran."

Selain itu salah satu Parpol besar di Indonesia yaitu PAN juga diisuekan ingin mengusulkan Gatot menjadi Cawapres. Ray menanggapi langkah PAN ini seperti langkah main-main.

Dia menganggap PAN dengan Ketua seorang pria yang sering memakai peci hitam ini hanya mau mencoba pasa serta peta politik baru saja.

Pasalnya jika ingin mengusul seorang Cawapres maka harus mendapat ijin dari Zulfikli Hasan untuk menjadi kandidat pendamping Prabowo ataupun Jokowi.

"Itu PAN tidak seriuslah dalam mengusung Gatot, Itu hanya parodi Politik untuk mendongkrak popularitas Partai politiknya." Ujarnya

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90