Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Friday, July 28, 2017

Petani Berhak Tentukan Sendiri harga Jual Beras, Menurut INDEF

Petani Berhak Tentukan Sendiri harga Jual Beras, Menurut INDEF
Petani Berhak Tentukan Sendiri harga Jual Beras, Menurut INDEF

Berita Nasional - INDEF menyebutkan petani berhak untuk menentukan sendiri harga jual beras. Hal ini disampaikan oleh Enny Sri hartati, Direktur INDEF.

Subsidi yang dilakukan pemerintah dianggap Enny tidak efektif dan malah salah sasaran. Ini dilihat dari kesejahteraan petani yang terus menurun.

"Saat ini pemerintah itu terlihat tidak rela melihat petani sejahtera. Ini adalah kenhyataan bukan mengada-ada, Kita bisa lihat sendiri loh .." Ungkap Enny

"Sekarang subsidi produksi apa gunanya ??? Gak ada efek sama sekali kok.. "

"logikanya gini harga dibatasi , Lalu petani mau maju seperti apa ??" Lanjutnya

"Harusnya pemerintah membiarkan petani menentukan harganya sendiri bukan malah membatasi harga jual petani. Itu tentu tidak adilkan ?"

Baca Juga : Fakta Kasus Ibas Yudhoyono Kental Akan Arogansi Politik

Padahal dalam dua tahun terakhir anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk mensubsidi pemerintah sangat tinggi dan terus meningkat.

Besarnya subdisi yang digelontorkan ditujukan pemerintah untuk mengontrol harga beras yang dijual oleh petani. Tapi justru sebaliknya pemerintah malah membatasi petani meraih keuntungan.

Harga yang ditetapkan pemerintah atau sering disebut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) justru semakin mencengkik leher petani.

Berita Nasional Terpercaya - Enny mengklaim pemerintah tidak ikhlas saat melihat petani yang juga rakyat indonesia lebih mendapatkan kesejahteraan.

Selain itu Enny juga menyindir bahwa sejatinya subsidi beban biaya produksi saat ini tidak terbukti menurunkan harga beras.

Bahkan Enny juga menyebutkan bahwa Biaya Produksi Indonesia sangatlah tidak masuk akal. Dia membandingkan dengan biaya produksi Vietnam yang sangat murah.

"Di Vietnam biaya produksi beras sangat murah hanya 1.678 perkilonya. Tapi Di Indonesia mencapai angka 4.080 perkilo, Pantas saja petani memilih menjual berasnya kerpihak lain kecuali Bulog." Sambungnya

"Sekarang ini adalah saat yang tepat untuk membuktikan bahwa pemerintah telah salah dalam programnya. Maka dalam hal ini INDEF ikut mengkritik pemerintah." Tuntasnya

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90