![]() |
| Soal Subsidi Listrik 900VA Dicabut 1 Juli, Presiden Anggap Langkah Ini Tepat |
Berita Nasional Indonesia - Kembali Pemerintahan Jokowidodo mengeluarkan kebijakan soal subsidi listrik 900 VC yang akan dicabut per 1 juli nanti. Hal ini pun mendapat kritikan dari banyak kalangan yang akan membuat ekonomi Indonesia semakin melemah.
Rencananya Pemerintah akan memberlakukan tarif adjustmen pada 1 Juli nanti, Tapi hal ini tidak berlaku bagi pengguna listrik 450V. Sebelumnya melalui Rakernas (Rapat Kerja Nasional) yang dihadiri Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral yang dihadiri Dirjen Ketenagalistrikan dengan Komisi VII menyetujui bahwa hanya pengguna listrik 900V saja yang dicabut subsidinya.
Berita Nasional 2017 - Pemerintah pun mendapat banyak kritikan dari masyarakat yang menilai keputusan ini diambil disaat ekonomi Indonesia saat ini sedang melemah. Tapi Presiden Jokowi yang ditemui di Istana menganggap langkah ini sangat tepat.
Menurut Presiden Jokowi, Selama ini subsidi yang diberikan Pemerintah untuk pengguna listrik 900V adalah sebuah kesalahan. Karena pengguna listrik 900V sudah tergolong pada kalangan ekonomi menengah.
Baca Juga : Kebangkrutan Garuda Indonesia Telah Di Ramal Rizal Ramli
Presiden ingin agar keadilan sosial secara merata dan tidak timpang hanya pada suatu pihak saja. Bagi Jokowi hasil pencabutan subsidi listrik 900V anggarannya bisa digunakan untuk membantu banyak golongan miskin.
Saat ini di Indonesia masih cukup banyak daerah yang tidak bisa merasakan fasilitas Listrik. Maka dari itulah Pemerintahan Jokowi menargetkan pemerataan sosial sampai ke daerah-daerah yang tak terjamah listrik sama sekali.
"Saya rasa langkah ini sangat tepat, Ini pun mendapat dukungan dari DPR. Yang kita cabut adalah pengguna listrik 900V yang rata-rata adalah orang mampu. Sedangkan yang 450V tidak kita cabut subsidinya." Tegas Jokowi di Istana beberapa waktu lalu
Baca Juga : Jokowi Larang Anggota DPRD Mudik Pakai Mobil Dinas
"Kita bisa liat masih banyak daerah di Indonesia yang tidak terjamah listrik sama sekali. Apa itu adil ? Yang mampu kita subsidi, Sedangkan banyak orang yang belum mampu punya listrik didaerah-daerah."
"Gak adil toh.. ? Saya sudah koordinasi juga dengan Menteri Sosial agar mendata, Apabila ada dari pengguna listrik 900V yang ternyata lansia,janda, dan orang yang ekonominya sangat miskin, Baru kita kasih keringanan lagi." Lanjutnya
Sampai saat ini berdasarkan data dari Kementrian Sosial ada sekitar 53.150 laporan yang minta untuk ditinjau. Laporan ini dari orang di seluruh kawasan Indonesia yang mengaku adalah golongan miskin yang menjadi pengguna listrik 900V.
Dari laporan-laporan orang itulah akan dilakukan survei langsung kelapangan oleh Badan Dinas Sosial Daerah masing-masing untuk menentukkan kelayakannya mendapatkan kembali subsidi listrik atau tidak.

No comments:
Post a Comment