![]() |
| Kebangkrutan Garuda Indonesia Telah Di Ramal Rizal Ramli |
Berita Terpanas 2017 - Kebangkrutan yang mulai terjadi di PT.Garuda Indonesia mulai terungkap belakangan ini. Hal ini pun sebenarnya sudah diramalkan oleh Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli.
Rizal Ramli lah orang satu-stunya yang berani bersuara keras untuk membuka praktik korupsi besar-besaran yang dilakukan oleh pihak internal Garuda Indonesia. Bahkan menurutnya Kementrian serta Lembaga BUMN milik negara pun ikut main didalamnya.
Rizal selalu terkenal dengan julukan Rajawali Ngepret yang tidak pernah gentar bersuara lantang mengkritik dalam maupun diluar pemerintahan. Suara Rizal kembali terdengar saat ada desas-desus Garuda sedang mengalami kerugian besar.
Berita Terpanas Indonesia - Rizal Ramli kembali menguak tentang korupsi dalam pengadaan pesawat airbus A350 sebanyak 30 unit yang dibeli pada Agustus 2015 silam. Dirinya sudah mencium ada tindak berusaha mengambil keuntungan dari pembelian pesawat ini.
Akibat dari efek pembelian itu Perusahaan Garuda harus terjerat hutang yang sangat akut yang ditambah dengan biaya operasional yang sangat tinggi. Sampai tahun ini Garuda sudah menimbulkan kerugian sekitar 1,31 Triliun Rupiah pada quartal pertama tahun 2017.
"Saya sudah tahu ini sejak saya masih jadi Mentri. Jelas sekali ada sogok menyogok dalam pengadaan pesawat A350, 2015 lalu. Makanya sekarang Garuda pailit karena harus punya hutang yang besar." Ungkap Rizal di Jakarta pada awak media dikediamannya
Rizal Ramli meminta permasalahan ini harus ditangani secara serius. kalau tidak di perhatikan PT. Garuda dipatikan akan mengalami kebangkrutan. Ini terbukti dari kemampuan Garuda yang tidak bisa untuk melunasi hutangnya.
Baca Juga : Sri Mulyani : Indonesia Akan Jadi Negara Paling Kaya Usai Proyek Pengembangan Panas Bumi
Saat ini hutang garuda telah mencapai nilai yang cukup fantastis, Yaitu sebesar RP 39,8 Triliun. Hal ini lah yang membuat Rizal Ramli bersuara keras, Karena meski sudah tidak aktif dalam pemerintahan dia mempunyai data konkrit tentang perkataannya ini.
"Intinya Pemerintah harus berani menguak dan membongkar kasus ini. Sejak 2015 Garuda maupun BUMN sudah bekerja sama dalam tindak korupsi ini."
"Saya kasih tau ya, pesawat A350 itu lebih pantas dibeli untuk kepentingan jarak jauh seperti Dari jakarta tujuan ke Amerika. Tapi pengadaan mereka justru untuk didalam negri, Kan ga masuk akal." Tegasnya
"Sudah begitu harga yang ditawarkaqn oleh perusahaan pesawat tersebut sangat tinggi diluar harga pasaran. Tapi dulu gak ada yang bela saya malah saya dibilang ngelantur, Sekarang coba aja buka mata dan liat kondisi Garuda." Katanya
Selain itu Rizal Ramli juga meyakini bahwa selama ini hasil korupsi para pejabat BUMN dan Internal Garuda yang terlibat di simpan di Singapore dengan berbentuk aset dan invetasi tertentu.
Maka itu Rizal Ramli berharap Pemerintah mau serius menangani kasus ini. Dia menegaskan segera mungkin Pemerintah harus mengambil hasil korupsi para koruptor yang berada di Singapore untuk mengembalikan kestabilan BUMN yang menanggung banyak hutang negara.

No comments:
Post a Comment