![]() |
| Amerika Cegah Suriah Siapkan Serangan Bom Kimia |
Berita International - Amerika harus cegah Suriah yang menurut informasi akan siapkan serangan bom kimia. Tudingan ini berdasarkan informasi dari intelijen yang memantau pergerakan di lapangan terbang Suriah.
Rusia yang menjadi sekutu dekat Pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al Assad, Langsung merespon dengan menampik tudingan itu.
Juru bicaea Pentagon pun yaitu Kapten Jeff Davis, mengatakan bahwa pihaknya yang menerima informasi itu mengenai kegiatan dilapangan terbang Shayrat yang menjadi sasaran roket kendali
milik As Pada 6 April.
Baca Juga : Sikap Pemerintahan Jokowidodo Aneh Menurut Mantan Relawan
Soal tudingan ini pun Gedung Putih dengan jelas menyatakan kebenaran ini, Bahwa Pemerintah Suriah telah menyiapkan serangan kimia.
AS pun juga turut membawa nama Rusia yang diketahui sebagai dalang gerakan Suriah ini. Amerika Serikat sudah pernah menyerang lapangan udara Shayrat dua hari setelah 87 orang meninggalkarena serangan gas beracun.
Berita International Terpanas - Beberapa pejabat tinggi Rusia sendiri mengatakan bahwa perang di Suriah sengaja dibuat untuk sumber ketegangan utama antara Moskow dan Washington.
Serangan rudal pada April lalu diperintahkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal ini pun semakin memancing resiko konfrontasi kedua negara tersebut.
Bashar, Presiden Suriah juga telah melakukan kunjungan ke pangkalan udara Rusia di Hmeymin kawasan barat Suriah. Ini merupakan kunjungan pertamanya di tempat yang dimanfaatkan Moskow untuk menggelar operasi militer Suriah.
Tapi hingga saat ini belum ada konfirmasi dari Kementrian Luar Negri Suriah. Suriah tidak mau terlalu menanggapi tuduhan Gedung Putih itu.
Bob Corker, Senator Amerika Serikat yang adalah Kepala Komite Urusan Luar Negri menyatakan bahwa berita serangan senjata itu adalah sepenuhnya benar.
Bahkan Donald Trump dalam beberapa hari ini melalui Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley sudah menambahkan peringatan kepada Rusia dan Iran yang turut mendukung Bashar.
"Tujuan utama kami bukan hanya kepada Bashar tapi juga dapat menjadi pesan penting bagi Rusia dan Iran yang selalu saja mendukung Presiden Suriah itu." Tegas Nikki menyampaikan pesan dari Trump
"Kalian harus tahu ini, Target kami adalah ISIS. Kami tidak berniat menggulingkan Pemerintahan Bashar. Jangan semakin memperkeruh suasana." Pesan terakhir Trump yang ditujukan pada Rusia, Suriah dan Irak.

No comments:
Post a Comment