![]() | |
| Prabowo Tegaskan Masa Jokowi 2019 Harus Berakhir |
Berita Politik Nasional - Mantan purnawirawan Jenderal Prabowo Subianto mulai menegaskan rencananya untuk mengakhiri masa pemerintahan Jokowi pada Pilpres 2019 nanti.
Beliau yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra menunjukkan gerakan politiknya yang seakan-akan terus menyerang citra pemerintahan Jokowi saat ini.
Hal ini dipertegas oleh Ujang Komarudin, Direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR). Ujang pun melihat bahwa rivalitas antara kedua tokoh besar ini semakin nampak.
Meski Prabowo sempat beberapa kali menemui Presiden seolah mendukung jalannya pemerintahannya. Tapi taktis politik secara diam-diam yang digerakan melalu Partai gerindra amat mencolok sebagai Partai Oposisi.
Silahkan Lihat Juga : Kemesraan SBY Dan Megawati Di Komentari Oleh Habibie
Bahkan mantan Pangkostrad ini beberapa kali sering memposisikan dirinya sebagai kubuh yang bersebrangan dengan Jokowidodo.
Pertemuan kedua tokoh bangsa itu saat Jokowi meminta saran dari Prabowo karena kondisi konflik penistaan agama oleh Ahok, Menurut Ujang hanyalah sebuah drama politik semata.
Dia melihat Gerindra yang dipimpin Prabowo semakin jelas berani menunjukkan keberaniannya dalam menentang setiap kebijakan pemerintah. Salah satu kejadian yang paling mencolok saat Undang-undang Pemilu yang melegalkan ambang batas Presiden 20 persen kursi di DPR.
Berita Politik Terkini - Selain itu Prabowo juga sempat menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dikediamannya di Cikeas. Kedua tokoh itu sama-sama menyuarakan bahwa UU Pemilu itu merupakan komedi politik.
Opini publikpun sempat berkembang soal pembentukan poros baru antara Gerindra dan Demokrat yang akan bersama-sama melawan Jokowidodo yang didukunng PDI-P dan koalisinya.
Sementara iru pada acara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Prabowo lebih memilih menggelar upacara sendiri di Universitas Bung Karno.
Padahal tokoh-tokoh besar lainnya menghadiri upacara di Istana Negara tersebut antara lain SBY, Megawati, Bj Habibie, dan masih banyak tokoh bangsa lainnya.
"Kita bisa lihat bersama secara politik, Prabowo telah terang-terangan menentang pemerintahan Jokowi." Tutur Ujang kepada awak media
"Suasana akan terlihat indah, Ketika kemarin seharusnya seluruh tokoh bangsa hadir di Istana Negara kemarin. Namun hanya Prabowo yang memisahkan diri melangsungkan upacara sendiri." Ujarnya

No comments:
Post a Comment