![]() |
| AS Coba Cara Halus Hadapi Korea Utara 'Kami Bukan Musuh Kalian' |
Berita Internasional - Ditengah tantangan perang nuklir disemenanjung Korea antara Amerika Serikat ( AS ) dan Korea Utara, AS berusaha mencoba pendekatan secara halus dengan negara komunis tersebut.
Pendekatan secara halus itu melalui Menteri Luar Negri AS saat ini yaitu Rex Tillerson. Tillerson sendiri mengungkapkan itu ditengah meningginya intensitas uji coba senjata yang dilakukan Korea Utara.
"Kami Bukan Musuh Kalian" Hal ini disampaikan oleh Tillerson didepan Stasiun Televisi BBC, 01 Agustus 2017. Dia juga sekaligus mengajak Korea Utara untuk melakukan dialog terbuka dengan pihak AS.
Dalam pidatonya mengenai Korea Utara kemarin, Menlu AS itu menuturkan bahwa negaranya tidak pernah sama sekali bermaksud mencampuri urusan dalam negri Korea Utara.
Namun memang diakui oleh Tillerson bahwa segala tindakan Amerika Serikat adalah untuk menjaga stabilistas keamanan disekitar semenanjung korea.
Baca Juga : Dana Haji Ingin Dipinjam Pemerintah Menuai Kritikan Keras Msyarakat
"Kami sama sekali tidak ingin melengserkan kepemimpinan Presiden Korea Utara saat ini. Bahkan tidak ada dalam benak kami untuk meminta percepatan reunifikasi semenanjung Korea." Ungkap Menlu AS itu
"Kamipun tidak melihat alasan untuk segera mengirim pasukan militer kekawasan paralel 38 di utara. 'Kami Bukan Musuh Anda' Jangan jadikan kita bermusuhan sampai lebih jauh lagi."
"Tapi kalian terus menampilkan ancaman yang sulit untuk diterima dan kami harus meresponnya sebagai salah satu anggota Perdamain Dunia." Katanya
Test kedua ICBM, Rudal balistik antar benua yang diluncurkan Korea Utara pada jumat minggu lalu dirayakan oleh Kin Jong-Un.
Berita Internasional Terpanas - Pyongyang pun dengan lantang mengklaim tes misil mereka yang terakhir itu dapat menjangkau seluruh daratan di Eropa juga di AS.
Selain itu, Salah satu anggota senator senior dari Partai Republik mengatakan Presiden Donald Trump mempertimbangkan soal opsi melakukan perang dengan Korea Utara.
Bahkan dia juga menyebutkan bahwa Trump kini sedang terpancing emosi atas tindakan Korut yang makin memancing timbulnya perang disemenanjung tersebut.
Tapi sampai hari ini Donald Trump masih mampu menahan emosinya dan masih mengutus Menlu As untuk berkomunikasi dengan Korea Utara.
PBB pun mengharapkan ada niat baik dari Korut untuk menghadiri sebuah pertemuan terbuka untuk berdiskusi dalam satu ruangan dengan AS.

No comments:
Post a Comment