![]() |
| Arab Saudi Ancam Israel Karna Tahan Jenazah Rakyat Palestina |
Berita Internasional Terbaru - Pada Senin 14/08/2017, Arab Saudi dalam pertemuan Liga Arab kemarin mengancam Israel secara serius. Semua ini disebabkan mereka menahan jenazah rakyat Palestina yang mati digempur pasukan Yauhdi selama konflik berlangsung.
"Israel masih menahan banyak orang-orang mati Palestina akibat serangan yang dilakukan pasukannya. Semua itu dilakukan untuk menyembunyikan jumlah korban kejahatannya." Ungkap Perwakilan Arab Saudi di pertemuan Liga Arab.
Laporan yang dikumpulkan mengatakan Israel menahan sebanyak 249 jenazah rakyat Palestina dari tahun 1960-an. Negara Yahudi ini masih menolak untuk mengembalikan semua jenazah itu kepada keluarganya masing-masing.
Silahkan Baca Juga : 5 Juta Rakyat Korea Utara Siap Jadi Relawan Perang Hadapi AS
Arab Saudi pun menggambarkan perbuatan penguasa Yahudi itu sebagai peghukuman koletif. Raja Arab Saudi sendiri dikabarkan telah mengeluarkan surat peringatan kepada Pemerintahan Israel.
Arab mengharapkan ada niat baik dari Israel untuk sesegera mungkin mengembalikan seluruh jenazah yang meninggal akibat korban perperangan kedua negara.
Konflik antara Israel dan Palestina sudah selama beberapa dasawarsa muncul semenjak penduduk Yahudi atas wilayah Palestina. Kemudian diresmikannya negara Israel dengan dukungan dunia Barat pada tahun 1948.
Berita Internasional Terbaru 2017 - Rakyat Palestina berusaha untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Dilain sisi Israel pun juga mengklaim bahwa Yerusalem adalah ibu kotanya.
Tapi sebenarnya konflik itu sudah diselesaikan melalui jalur internasional yang ditengahi oleh Dewan Keamanan PBB, Pada tahun 1967. Dalam perjanjian tersebut sudah ditentukan batas-batasnya.
Tapi proses perdamaian yang di dukung oleh Amerika Serikat selama 27 tahun itu, Nampaknya gagal total. Israel tidak memberikan rakyat Palestina negara yang diduduki Yahudi pada 1976.
Pada tahun tersebut Yahudi menyerang jalur Gaza di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jerusalem Timur. Hal inilah yang membuat persoalan makin melembar hingga hari ini, Kedua kubuh tidak menemukan jalan keluar yang baik.
Sampai hari ini pun sudah tercatat ratusan ribu nyawa melayang sia-sia akibat perperangan kedua kubuh. Maka itu langkah Liga Arab dalam embahas konflik ini akan menjadi langkah yang serius.
Bahkan Arab Saudi pun mengajak sekutunya di Liga Arab untuk mengirimkan pasukan koalisi untuk menegahi konflik yang terjadi.

No comments:
Post a Comment