![]() |
| China Akan Ambil Alih Tambang Freeport Tahun 2021 |
Berita Nasional - Terdengar kabar China akan ambil alih soal tambang Freeport pada tahun 2021 nanti. Hal ini makin kuat dengan adanya beberapa kerjasama China dengan Indonesia yang semakin erat.
Direktur Energy Watch Indonesia (EWI), Ferdinand Hutahaean menuturkan bahwa rencana ini bukanlah sekedar opini. Tapi memang dalam pemeintahan Jokowi sangat kental dengan kerja sama dengan Negara Tirai Bambu tersebut.
Hal ini juga dikaiktan dengan kedatangan mantan Presiden Amerika Barrack Obama yang datang ke Indonesia. Banyak pihak menilai ini berkaitan sekali dengan nasib kerjasama Perusahaan Amerika Serikat yang berada di Tanah Papua Barat itu.
Baca Juga : AS Peringatkan China Taati Keputusan Internasional Soal Laut China Selatan
Kabar angin yang berhembus pun PT.Zijin Mining Group Company Limited yang akan siap menggarap proyek Freeport di Papua nanti. Tahun 2021 Freeport harus kehilangan kontraknya di Indonesia.
Berita Nasional Terbaru - Jadi menurut Ferdinand sedang terjadi tarik ulur yang dilakukan Jokowi secara politik yang sangat menguntungkan. Sebab menurutnya Presiden berhak nantinya memutuskan untuk menggeser PT.Freeport untuk digantikan dengan PT.Zijin Mining Group.
"Kita sama-sama tahu saat ini soal pemerintah Jokowi akan menggeser PT.Freeport dengan Perusahaaan China itu. Karena itu Obama datang keindonesia pasti ada hubungannya dengan bisnis Amerika Serikat di Indonesia ini." Ungkap Ferdinand
"Ini semua tergantung Pak Jokowi, Tapi menurut saya sama saja. Bagaikan keluar dari mulut buaya masuk kemulut singa. Kedua negara itu sama saja, Hanya ingin mengeruk hasil tanpa memikirkan kondisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat Indonesia."
"Segala kemungkinan bisa saja terjadi, Apa lagi kalau China berani menawar harga lebih tinggi diatas ekspektasi Freeport. Karena China pasti akan menyangkutkan tenaga kerja dari negaranya sendiri." Pungkasnya
"Hal inilah yang kita takutkan, Karena kita tahu China akan lebih membawa kerugian bagi negara kita. Akan semakin banyak Tenaga Kerja Dari China yang masuk ke Indonesia. Ini merupakan efek negatif yang akan kita terima nanti."Tuntasnya
Sampai saat ini Presiden Jokowi belum mau berkomentar soal rencana Pemerintah kedepannya soal Freeport. Jokowi juga mengegaskan bahwa pertemuannya tidak lebih dari sekedar silahtuhrami dan hanya membicarakan seputar politik di luar dan dalam negri saja.

No comments:
Post a Comment