![]() |
| Program Beli Rumah Jokowi Dp 1% Diresmikan - Berita Nasional |
Berita Nasional Terbaru - Saat ini menjadi angin segar bagi seluruh rakyat Indonesia, Dimana Program Beli rumah dp 1% yang di rencanakan oleh Presiden Jokowidodo mulai di resmikan. Program rumah murah ini di bawahi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) yang mulai menjalankan program rumah ini di daerah Cikarang Barat Bekasi.
Dalam kesempatan ini Persero menggandeng beberapa perusahaan mitra seperti PT Arrayan Bekasi Development yang ikut menyediakan rumah tapak (Landed House) bagi kalangan MBR.
Proyek pembangunan rumah tapak ini dinamakan Villa Kencana Cikarang.Rencananya bangunan akan dibangun diatas lahan seluas 105 hektar di Bekasi. Secara hitung jumlah total, Rumah yang akan dibangun mencapai jumlah 8752 Unit yang akan dimanfaatkan bagi kalangan MBR.
Berita Nasional Indonesia 2017 - Peresmian proyek pembangunan ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowidodo beberapa hari lagi. Direktur utama Bank BTN Maryono, Selaku integrator Program sejuta Rumah, Pihaknya akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan akan perumahan di Indonesia. Proyek ini sekaligus menambah peran BTN tidak lagi hanya sebagai pemberi kredit kepemilikan rumah, Tapi juga untuk menyalurkan kredit konstruksi bagi pengembang.
Hingga Bulan Maret 2017 Arrayan sudah tercatat telah merealisasikan pembangunan rumah sebanyak 4.900 unit rumah diproyek Villa Kencana Cikarang. Lalu Bank BTN juga sudah menyalurkan kredit kurang lebih senilai 500 Miliar bagi proyek itu.
Baca Juga Berita Nasional Menarik lainnya Terkait : Anies Ternyata Hasil Intervensi Wapres JK
Fasilitas peminjaman itu diberikan baik untuk KPR subsidi untuk 3.612 rumah diperumahan Villa Kencana Cikarang atauoun untuk kredit konstruksi bagi arrayan. Selain itu berbagai konstribusi sudah dijalankan melalui Bank BTN dalam rangka mendukung program Sejuta Rumah yang di rancang Presiden Jokowi sejak tahun 2015 yang sudah mencapai 908.032 unit rumah yang direncanakan harus kelar tahun ini.
Selain merasakan skema KPR subsidi masyarakat Indonesia pun dapat memiliki rumah lewat skema kemitraan Bank BTN dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS-TK.
Ada juga KPR Mikro yang diprogramkan sengaja untuk rencana renovasi rumah dengan pafon kredit maksimal sebesar 75 juta. Kredit ini diperuntukkan bagi pekerja informal dengan penghasilan gaji rata-rata berkisar 1,8 jutaan sampai 2,8 juta yang dikenai dp sebesar 1 persen dengan skema angsuran yang bisa dibayar harian maupun mingguan.

No comments:
Post a Comment