![]() |
| Bom Kp.Melayu - Ruhut : Bukti Teroris Tahu Indonesia Sedang Terpecah Khususnya Ibu Kota |
Topik Panas Bom Kampung Melayu - Ruhut Sitompul ikut angkat suara soal Bom Kampung Melayu, Rabu 24/05//2017 Malam Tadi. Dia menuturkan kejadian ini jadi bukti Teroris Tahu kondisi indonesia yang sedang terpercah konsentrasinya pada Politik Indonesia, Khsusnya di Ibu Kota Jakarta.
Menurut informasi yang didapat ledakan yang terjadi di kampung Melayu memang adalah sebuah ledakan yang berasal dari bom bunuh diri. Ledakan itu terjadi disekitar toilet Terminal Kampung Melayu.
Saat ini Kepolisian masih menyelidiki Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di TKP didapati infonya ada beberapa bagian potongan tubuh yang diduga adalah pelaku dari bom bunuh diri tersebut. Menurut saksi yang ada dilokasi ledakan bom itu terjadi sebanyak dua kali dalam waktu yang tidak berjauhan.
Baca Juga : Usai Minahasa,Giliran Papua Kembali Minta Merdeka - Topik Politik
Sampai saat ini masih belum jelas kabar korban jiwa yang terkena bom itu. Namun kepolisian menyatakan ada 3 anggota kepolisian yang menjadi korban. Jumlah total korban sampai saat ini yang diketahui baru 11 orang. Polisi masih mencari disekitar lokasi, Apa ada korban yang lain.
Topik Panas Terorisme Indonesia - Tim Forensik juga masih meneliti bagian-bagian potongan tubuh yang ditemukan. Karena tim forensik cukup kesulitan mengidentifikasi potongan tubuh yang sudah hancur parah kondisinya. Sehingga belum bisa didapat ada berapa jumlah pelaku yang melakukan bom bunuh diri itu.
Ruhut Sitompul yang ditemui dikediamannya memberikan komentarnya,
"Kita semua pasti terkejut kembali kejadian bom bunuh diri yang baru terjadi di Kp.Melayu. Belum lama tahun lalu kita harus merasakan ancaman Terorist di Sarina. Sekarang terjadi lagi ? " Tutur Ruhut
Baca Juga : Ada 2 Pelaku Bom di Kampung Melayu
"Teroris makin tahu memanfaatkan keadaan yang sedang terjadi. Saat ini konsen kita pecah terhadap ancaman teroris. Politik yang sedang panas di indonesia menjadi pusat perhatian masyarakat."
"Semua rakyat jadi lupa, Bahwa ada ancaman besar bagi Negara yang harus diwaspadai yaitu Teroris. Bisa jadi juga kejadian ini sengaja dibuat sebagai ancaman teror yang bertujuan memecah belah bangsa. Agar saling menuduh suatu golongan atau pun agama." Ungkap Ruhut
"Aku harap Pak Tito dan Pak gatot, Bisa pekah untuk menjaga issue yang akan tersebar usai kejadian teror ini. Aku takut aksi teror ini dijadikan beberapa pihak untuk memancing konflik baru yang dihubungkan dengan sarah keagamaan yang sedang terjadi sekarang. " Tegas Ruhut

No comments:
Post a Comment