Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Sunday, April 16, 2017

Pilkada 2017 - Polda Tegaskan Jangan Ada Tamsya Al-Maidah di Pilkada

Pilkada 2017 - Polda Tegaskan Jangan Ada Tamsya Al-Maidah di Pilkada
Pilkada 2017 - Polda Tegaskan Jangan Ada Tamsya Al-Maidah di Pilkada

Berita Politik Pilkada - Sepertinya Pihak Polda Metro Jaya sangat serius menanggapi issue tamasya Al-Maidah yang berhembus di telinga warga DKI Jakarta. Pihaknya mengingatkan para anggota kepolisian untuk berjaga disetiap TPS yang ada.

Polda juga menghimbau para masyarakat tidak perlu khawatir soal pengawan Pemilu putaran kedua kali ini. Konon katanya pada tanggal 19 April, Polri menurunkan ribuan personilnya untuk ikut dalam pengawasan Pemungutan suara disetiap TPS yang ada.


"Tidak usah lah ada tamasya-tamasya Al-Maida seperti issue yang sedang berkembang sekarang. Kali ini Polri sudah memutuskan untuk menurunkan ribuan personilnya disetiap TPS." Tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

Berita Olahraga Terupdate - Warga DKI juga diminta untuk menghormati huku serta undang-undang yang berlaku. Undang-undang tentang yang berhak mengawa secara resmi TPS adalah pihak kepolisian bukanlah oknum atau pihak lainnya.

Beliau juga menambahkan bahwa sudah mendapat informasi dari TNI siap ikut menemani Polri dalam mengawas Pilkada. Menurutnya keputusan TNI ikut dalam mengawasi Pemilihan Umum seperti ini sangat wajar dan tidak melanggar ketentuan.

"Ya, Saya dapat kabar dari Markas Besar TNI. Mereka juga siap menemani Polri dalam mengawal Pemilihan putaran kedua ini."Sambungnya

"Secara mekanisme TNI juga berhak ikut dalam pengawasan Pilkada seperti ini. Karena alasan utamanya Jakarta sebagai pusat dari ibu kota Indonesia. Jadi TNI perlu juga mengontrol keamanan Jakarta yang merupakan pusat atau perut ekonomi Indonesia."

Argo juga membahas orang dari luar daerah yang menurut kabar akan banyak datang ke Jakarta untuk datang mengontrol Pemilu putaran keduanya. Tapi beliau mengingatkan secara tegas bahwa tidak ada yang boleh masuk ke Jakarta untuk mengontrol Pilkada selain pihak yang berwenang yaitu Polri dan TNI.

"Pokoknya tidak ada yang datang dari luar kota. Kalau ada massa yang datang dari luar kota, Kami dan TNI akan mendorong mereka kembali kedaerah masing-masing."

"Ingat juga hati-hati buat para provokator jangan sampai membuat keonaran. Kali ini Polri dan TNI akan bertindak tegas kalau ada tindakan pidana yang terjadi."Katanya

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90