![]() |
| MUI Ancam Keluarkan Fatwah FPI Haram ! Jika Rizieq Tetap Jalankan Aksi 2 Desember |
Berita Politik Nasional Indonesia - Majelis Ulama Indonesia yang belakangan ini mendukung FPI dalam kasus Ahok,Justru berbalik arah kini dengan mengancam mengeluarkan fatwah bahwa FPI haram di Indonesia.
Hal itu bukan tanpa alasan yang tidak jelas,Namun sang ketua organisasi itu Habieb Rizieq dinilia sudah terlewat batas karena memprovokatori masyarakat yang akan berimbas pada kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia.
Hal itu bukan tanpa alasan yang tidak jelas,Namun sang ketua organisasi itu Habieb Rizieq dinilia sudah terlewat batas karena memprovokatori masyarakat yang akan berimbas pada kesatuan dan persatuan Negara Republik Indonesia.
Mari Lihat Situs Berita Bola Terpercaya serta baca Berita Sepakbola Terpanas : Agen Bola Resmi Terpercaya - Mourinho Masih Optimis Kejar Tittle Juara
Aksi 2 Desember yang disuarakan oleh Rizieq di tentang oleh MUI karena sesungguhnya tidak ada lagi tuntutan yang harus didemokan,Menurut MUI mereka sudah menyerahkan kasus penistaan Ahok pada pihak Kepolisian dan para ulama menghargai hukum yang sedang berjalan.
Bagi para Ulama soal Ahok yang dipenjarakan atau tidak ditahan itu adalah keputusan kepolisian yang harus dihormati.Profesor Din Syamsuddin juga menegaskan bahwa Demo yang disuarakan oleh Rizieq adalah sebuah bentuk tindakan yang mengarah ke arah Makar.Harusnya semua umat sabar untuk menunggu apapun hasil persidangan,Apa lagi Meski tidak ditahan Ahok telah naik statusnya menjadi tersangka.
Bagi para Ulama soal Ahok yang dipenjarakan atau tidak ditahan itu adalah keputusan kepolisian yang harus dihormati.Profesor Din Syamsuddin juga menegaskan bahwa Demo yang disuarakan oleh Rizieq adalah sebuah bentuk tindakan yang mengarah ke arah Makar.Harusnya semua umat sabar untuk menunggu apapun hasil persidangan,Apa lagi Meski tidak ditahan Ahok telah naik statusnya menjadi tersangka.
Maka itu MU saat ini seperti bola api ya ng berlawanan balik dengan FPI dan HMI yang terus menyuarakan untuk kembali menggerakkan massa pada 2 Desember nanti.Tapi MUI sendiri telah melarang seluruh umat Islam untuk mengikuti jejak FPI dan HMI yang diniai dapat memecah belah rasa persatuan dinegara ini.
Bahkan bukan sekedar opini belaka,Bahwa FPI tidak segan-segan untuk diharamkan bagi yang menjadi pengikutnya.Beberapa awak media yang ingin mengetahui issue yang beredar ini pun beberapa hari lalu menemui Prof.Syamsuddin.
"Ya kali ini kamu dari MUI mengambil sikap tegas dari pada FPI dan HMI yang terus menyuarakan lanjutan aksi Demo Bela Islam 2 Desember,Tapi dari pihak kami melarang semua umat kami untuk melakukan aksi tersebut"Tegas Prof.Din Syamsuddin
"Jikaq bersih keras mereka masih mengumpulkan massa dan memprovokasi masyarakat yang dapat menimbulkan issue sarah,Kami peringatkan pada Habieb Rizieq akan kami keluarkan fatwah haram bagi para pengikut FPI dan HMI"
"Satu lagi HMI bukan lah salah satu bagian atau pecahan dari MUI,Jadi jangan pernah membawa nama MUI atau menggunakan atribut MUI dalam setiap aksi yang mau mereka lakukan"Sambungnya
"Sekarang biarkanlah hukuman berjalan sesuai undang-undang dan mari percayakan semua pada pihak kepolisian.Kita tidak boleh mengintervasi Presiden atau pemerintahan.Kita harus menghargai setiap kepala negara dan itu juga merupakan hukum dalam Al-Quran yaitu menghormati dan mempercayakan urusan pemerintahan pada setiap kepala negara kita"Ujarnya
"Jadi saya harap semua masyarakat dari semua golongan agama dan etnis tidak terpancing oleh aksi 2 Desember nanti,Jika kalian memang mengaku umat Islam tunjukkan lah rasa cinta kalian pada bangsa kalian sendiri.Tidak boleh mengintervensi Kepemerintahan"Tutupnya
Bahkan bukan sekedar opini belaka,Bahwa FPI tidak segan-segan untuk diharamkan bagi yang menjadi pengikutnya.Beberapa awak media yang ingin mengetahui issue yang beredar ini pun beberapa hari lalu menemui Prof.Syamsuddin.
"Ya kali ini kamu dari MUI mengambil sikap tegas dari pada FPI dan HMI yang terus menyuarakan lanjutan aksi Demo Bela Islam 2 Desember,Tapi dari pihak kami melarang semua umat kami untuk melakukan aksi tersebut"Tegas Prof.Din Syamsuddin
"Jikaq bersih keras mereka masih mengumpulkan massa dan memprovokasi masyarakat yang dapat menimbulkan issue sarah,Kami peringatkan pada Habieb Rizieq akan kami keluarkan fatwah haram bagi para pengikut FPI dan HMI"
"Satu lagi HMI bukan lah salah satu bagian atau pecahan dari MUI,Jadi jangan pernah membawa nama MUI atau menggunakan atribut MUI dalam setiap aksi yang mau mereka lakukan"Sambungnya
"Sekarang biarkanlah hukuman berjalan sesuai undang-undang dan mari percayakan semua pada pihak kepolisian.Kita tidak boleh mengintervasi Presiden atau pemerintahan.Kita harus menghargai setiap kepala negara dan itu juga merupakan hukum dalam Al-Quran yaitu menghormati dan mempercayakan urusan pemerintahan pada setiap kepala negara kita"Ujarnya
"Jadi saya harap semua masyarakat dari semua golongan agama dan etnis tidak terpancing oleh aksi 2 Desember nanti,Jika kalian memang mengaku umat Islam tunjukkan lah rasa cinta kalian pada bangsa kalian sendiri.Tidak boleh mengintervensi Kepemerintahan"Tutupnya

No comments:
Post a Comment