![]() |
| KODAM JAYA Siagakan 800 Pasukan Bantu Polri Amankan Jakarta |
Topik Hukum Terbaru Panas - Kolonel Heri Prakosa selaku Kepala Penerangan Kodam Jaya mengatakan dia sudah menyiapkan kurang lebih 800 Pasukannya yang disiagakan untuk issue anarkis Demo 4 November nanti.
Pasukan yang disiapkannya diambil dari delapan satuan setingkat kompi (SSK),Pihaknya juga menyiapkan 10 Prajurit membawa perekam video,Sengaja diberikan perekam untuk merekam segala aksi yang dilakukan para pendemo dan berjaga-jaga bila aksi Demo semakin mengarah ke tindak anarkis TNI jadi mempunyai hak untuk bergerak membantu Satuan Kepolisian Indonesia.
Pasukan yang disiapkannya diambil dari delapan satuan setingkat kompi (SSK),Pihaknya juga menyiapkan 10 Prajurit membawa perekam video,Sengaja diberikan perekam untuk merekam segala aksi yang dilakukan para pendemo dan berjaga-jaga bila aksi Demo semakin mengarah ke tindak anarkis TNI jadi mempunyai hak untuk bergerak membantu Satuan Kepolisian Indonesia.
Mari Lihat Situs Berita Bola Terpanas serta baca Berita Sepakbola Terpercaya : Mourinho Di Sanksi Keras Oleh FA Cup
Heri mengaku dia telah menerima perintah langsung oleh Panglima Besar Gatot untuk menyiagakan pasukannya dan kabarnya buka hanya dari Kodam Jaya,Tapi dari Angkatan bersenjata TNI lainnya seperti dari TNI AU dan AL pun akan diterjunkan kelapangan mengamankan aksi demo tersebut.
Karena sempat ada issue terdengar Rizieq ketua FPI mengajak ormas Islam Demo dan ingin memindahkan kekuasaan Indonesia ditangan ormas Islam yang berarti mengancam kesatuan negara.Tindakan ini pun dikecam oleh Heri dan dianggap sebagai tindakan kudeta negara hampir sama dulu seperti yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia dulu.
Untuk itu Heri menyatakan pasukan dari Kodam Jaya siap sepenuhnya menangani ancaman keamanan ini,Karena sebelumnya kepada Panglima TNI Presiden Jokowidodo telah memberi pernyataan untuk mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang berniat mengancam dan bermaksud memecah bela kesatuan NKRI yang telah dibangun sejak kemerdekaan Indonesia ini.
"Ya,Memang benar saya selalku ketua penerangan telah mendapat info bahwa,Kami telah mendapat tugas secara lisan dari Panglima Besar Kami Pak Gatot untuk menerjunkan pasukan kami yang berjumlah 800 orang untuk turut serta bersiaga membantu Polri menjaga aksi demo yang akan berlangsung 4 November tersebut"Tutur Heri Prakosa
"Karena seperti tugas TNI selain mengganggu ancaman keamanan dari Luar TNI,Juga berhak mengamankan keamanan dalam negri,Jika sudah dalam kondisi yang tidak bisa lagi ditangani oleh Polri.Tapi tentu saja kami akan menunggu perintah lebih lanjut dari Panglima Besar kami"
"Memang kami telah diberi kewenangan untuk ikut bersama Polri,Tapi tetap Polri dulu yang lebih dulu maju mengamankan,Saat kondisi tidak memungkinkan lagi ditangani Polri saat itu kami dari kesatuan Kodam Jaya dan Satuan TNI lainnya akan terjun kelapangan.Sudah diutus juga sejumlah pasukan untuk merekam aksi demo tersebut.Sehingga bisa dijadikan bukti jika terjadi aksi anarkis yang dimulai dari kubuh pendemo yang mengakibatkan kami harus turun tangan"Sambungnya
"Apapun bentuk alasan mereka,Kalau sampai bermaksud menyebar teror dan memecah kesatuan NKRI TNI sudah siap maju menumpas mereka dan mngembalikan kedamaian dan keamanan di ibu kota negara kita tercinta.Kami khususnya akan bersiaga di Istanan Negara sampai jalan medan merdeka tempat berdiamnya Kepala Negara kita Presiden Joko Widodo"Tutupnya
Karena sempat ada issue terdengar Rizieq ketua FPI mengajak ormas Islam Demo dan ingin memindahkan kekuasaan Indonesia ditangan ormas Islam yang berarti mengancam kesatuan negara.Tindakan ini pun dikecam oleh Heri dan dianggap sebagai tindakan kudeta negara hampir sama dulu seperti yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia dulu.
Untuk itu Heri menyatakan pasukan dari Kodam Jaya siap sepenuhnya menangani ancaman keamanan ini,Karena sebelumnya kepada Panglima TNI Presiden Jokowidodo telah memberi pernyataan untuk mengambil tindakan tegas bagi siapa saja yang berniat mengancam dan bermaksud memecah bela kesatuan NKRI yang telah dibangun sejak kemerdekaan Indonesia ini.
"Ya,Memang benar saya selalku ketua penerangan telah mendapat info bahwa,Kami telah mendapat tugas secara lisan dari Panglima Besar Kami Pak Gatot untuk menerjunkan pasukan kami yang berjumlah 800 orang untuk turut serta bersiaga membantu Polri menjaga aksi demo yang akan berlangsung 4 November tersebut"Tutur Heri Prakosa
"Karena seperti tugas TNI selain mengganggu ancaman keamanan dari Luar TNI,Juga berhak mengamankan keamanan dalam negri,Jika sudah dalam kondisi yang tidak bisa lagi ditangani oleh Polri.Tapi tentu saja kami akan menunggu perintah lebih lanjut dari Panglima Besar kami"
"Memang kami telah diberi kewenangan untuk ikut bersama Polri,Tapi tetap Polri dulu yang lebih dulu maju mengamankan,Saat kondisi tidak memungkinkan lagi ditangani Polri saat itu kami dari kesatuan Kodam Jaya dan Satuan TNI lainnya akan terjun kelapangan.Sudah diutus juga sejumlah pasukan untuk merekam aksi demo tersebut.Sehingga bisa dijadikan bukti jika terjadi aksi anarkis yang dimulai dari kubuh pendemo yang mengakibatkan kami harus turun tangan"Sambungnya
"Apapun bentuk alasan mereka,Kalau sampai bermaksud menyebar teror dan memecah kesatuan NKRI TNI sudah siap maju menumpas mereka dan mngembalikan kedamaian dan keamanan di ibu kota negara kita tercinta.Kami khususnya akan bersiaga di Istanan Negara sampai jalan medan merdeka tempat berdiamnya Kepala Negara kita Presiden Joko Widodo"Tutupnya

No comments:
Post a Comment