Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Saturday, October 22, 2016

Ketua DPRD Depok : Anggota Dewan Saja Ditodong Senjata,Apa Lagi Rakyat ?

Ketua DPRD Depok : Anggota Dewan Saja Ditodong Senjata,Apa Lagi Rakyat ?
Ketua DPRD Depok : Anggota Dewan Saja Ditodong Senjata,Apa Lagi Rakyat ?

Berita Hukum Terpanas Indonesia - Belum lama ini terjadi insiden yang sangat mencoreng kebaikan nama kepolisian,Ketua DPRD,Hendrik Tangke Allo,yang kabarnya ditodongi pistol saat mengadakan sidak dadakan.

Ketua DPRD Kota Depok melakukan sidak ke sebuah proyek pembangunan apartemen Terrace Suites di jalan CInere Raya.Politisi asal partai PDIP itu terlihat jelas dalam video yang direkam oleh warga yang ikut mengabadikan momen sidak itu dengan video amatir.

Terlihat jelas saat Hendrik mendatangi lokasi tersebut karena banyaknya laporan bahwa proyek itu berjalan tanpa adanya IMB,Pihak kepolisian yang mengkawal proyek tersebut seolah menyambut hendrik dengan tidak senang.Seolah terusik karena Hendrik secara tegas mempertanyakan,'Mengapa pihak Polsek Limo seolah melindungi proyek yang belum mendapatkan Ijin Membangun Bangunan dari pemerintah.

Mari Lihat Situs Berita Terlengkap Terupdate serta Berita Sepakbola Terlengkap : Milan Bertekad Taklukan Anak Turin

Divideo rekaman itu terlihat sekali salah satu anggota kepolisian berpangkat Aiptu mengalami adu debat dengan Ketua DPRD itu,Sambil membawa senjata laras panjang.Petugas kepolisian itu terlihat arogan dan tidak lama debat berlangsung panas,TIba-tiba saja anggota kepoolisian itu mendekat kearah Hendrik dan seolah menodongkan senjata kearah badan Hendrik Tangke Allo.

Karena kejadian itu,Polisi yang lain langsung menarik oknum polisi itu dan langsung membawanya pergi agak jauh dari lokasi.Hendrik yang mendapat perlakuan mengejutkan itu pun langsung meminta kepala polisi dilokasi itu untuk menelpon Kapolres Depok dan langsung mengadukan perilaku oknum polisi yang sudah dengan sengaja itu menodongkan senjata kearahnya.

Usai sidak itu pun hendrik banyak dikerumuni awak media yang meminta keterangannya soal kejadian itu,

"Baru kali ini saya mendapatkan perlakuan seperti ini,Saya datang baik-baik ingin mengetahui laporan masyarakat yang katanya di daerah ini ada proyek liar yang belum mendapatkan ijin tapi justru dilindungi oleh pihak kepolisian"Ujar Ketua DPRD Depok itu

"Nah,Saya datang seolah disambut dengan tidak senang,Saya seolah dijadikan pengganggu oleh mereka,Saya makin yakin polisi disini justru memihak pada pemilik proyek ini,Tapi soal itu akan akan saya serahkan kepengadilan kasus ini"Tuturnya

"Tapi kalau soal penodongan senjata yang tadi terjadi,Jelas saya akan perpanjang untuk saya ajukan ke Propam,Dan tentunya ke Badan Perlindungan Hak DPR.Saya sebagai Anggota sekaligus ketua DPRD Depok mempunyai hak untuk menanggapi laporan masyarakat dan mensidak ke TKP yang dianggap bermasalah"

"Dan saya kecewa dengan kepolisian sektor Limo yang seolah-olah malah memusuhi DPRD,MEreka memusuhi DPRD berarti memusuhi amanat rakyat,Saya datang kesini karena amanat dan laporan masyarakat,Tapi seolah-olah kok mereka malah merasa terganggu? sampai menodongkan senjata?"

"Tidak main-main saya kalau perlu kasus ini saya naikkan sampai ke Kapolri untuk membuat kepolisian Indonesia lebih beradab,Saya aja Anggota Dewan ditodong,Bagaimana dengan Rakyat kecil?? Bisa habis masyarakat mereka injak"Tutupnya dengan tegas.

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90