Breaking

Promo Bonus Gudang Poker Online Desember 2017 - Februari 2018, Game Online Terbaik

Wednesday, September 28, 2016

Ruhut di Paksa Mundur dari Demokrat Oleh Ibas,Karna Dukung Ahok

Ruhut di Paksa Mundur dari Demokrat Oleh Ibas,Karna Dukung Ahok
Ruhut di Paksa Mundur dari Demokrat Oleh Ibas,Karna Dukung Ahok

Topik Berita Politik Terpanas Hari ini - Ketua DPP Partai Demkorat Ruhut Sitompul mendapat teguran keras,Soal pemaksaan mundur yang dikemukakan oleh Edhie Baskoro Yudohyono atau yang akrab di panggil Ibas.Dia menegaskan bahwa koalisi CIkeas sudah memutuskan untuk mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk maju dalam pesta Demokrasi Pilkada DKI Jakarta 2017 tersebut.

Koalisi itu terdiri dari empat partai yaitu Demokrat,PPP,PKB,dan PAN.Keempat partai koalisi itu sudah seharusnya diikuti oleh seluruh pengurus,kader,serta simpatisan organisasi sayap keempat partai.Khusus bagi Demokrat keputusan itupun sudah mutlak sekali untuk memajukan nama Agus-Sylvi dan tidak selayaknya berjuang bersama,bersatu untuk memenangkan calon mereka itu.

"Ketika keputusan telah dimusyawarahkan secara berjenjang,akuntabel,transparan sudah diambil,Maka saat itulah semua kader harus satu suara untuk berjuang mensukseskan keputusan yang diambil itu.Begitulah etika politik yang terdapat dalam partai Demokrat."Tegas Ibas dalam keterangan yang dibuatnya secara tertulis

Ibas dengan keras menekankan soal keterbatasan pihak yang tidak mau untuk mengikuti keputusan partai itu,Dalam hal ini Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul dan Anggota Dewan Pembina Demokrat Haryono Isman yang dengan terang-terangan tidak mengikuti keputusan mutlak yang diputuskan.

Ibas yang juga merupakan adik Cagub Agus Harimurti Yudhoyono itu secara umum tidak mempermasalahkan Ruhut dan Haryono mengambil sikap berbeda dengan apa yang di usungkan oleh Partai.Tapi alangkah baiknya jika keduanya mengambil sikap tegas dengan mengundurkan diri atau menempuh jalan lain,Itulah hal yang dikatakan tegas oleh Catatan tertulisnya yang ditujukan khusus untuk Ruhut dan Hayono.

Sebelumnya Ketua DPD PD DKI Jakarta,Nachrowi Ramli menyatakan komisi pengawas akan memanggil Ruhut dan Hayono karena kedua orang ini bermanuver untuk membela pasangan lain dalam Pilkada DKI Jakarta.Namun disampaikan oleh Ramli juga sempat menegaskan yang terbaik akan ditempuh tanpa terjadi perpecahan dalam partai.Maka itu Ramli berharap dar kedua kubuh untuk tenang sambil kembali dikaji soal perbedaan suara yang ada saat ini.

No comments:

Post a Comment

Promo Bonus UBC Poker Online Desember 2017, Situs Game Poker Terpercaya 728x90